|
Apa kata Alkitab mengenai hubungan
kencan / pacaran?
|
![]() |
|
Tuhan
menginginkan yang terbaik untuk kita dalam setiap aspek kehidupan. Termasuk
diantaranya hubungan kita dengan kekasih/pacar. Kita berkencan untuk
mendapatkan kesenangan, persahabatan, pengembangan kepribadian dan memilih
kawan, bukan untuk popularitas atau untuk merasa aman. Jangan biarkan
lingkungan pergaulan memaksa kamu memasuki situasi kencan yang kurang pantas.
Ketahuilah bahwa lebih dari 50% remaja putri dan lebih dari 40% remaja putra
tidak pernah berkencan pada masa-masa SMA. Alkitab memberikan kita beberapa
pegangan yang jelas untuk membimbing kita dalam membuat keputusan mengenai
soal kencan/pacaran.
"Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak
seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat
antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu
dengan gelap?" (2 Korintus 6:14).
Apakah kalian sabar satu sama lain?
Apakan kalian baik terhadap satu sama lain? Apakah kalian saling cemburuan? Apakah kalian suka menyombongkan baik diri sendiri maupun sang pasangan? Apakah ada kerendah-hatian dalam hubungan kalian? Apa kalian kasar memperlakukan satu sama lain? Apa kalian saling mementingkan diri sendiri? Apa kalian mudah marah terhadap satu sama lain? Apa kalian suka mengingat-ingat kesalahan sang pasangan di masa lalu? Jujurkah kalian satu sama lain? Apakah kalian saling melindungi? Apakah kalian saling mempercayai?
Kalau
jawabanmu “Ya” untuk semua pertanyaan diatas, artinya 1 Korintus 13 seperti Firman Tuhan berkata,
kalian sungguh saling mengasihi satu sama lain. Kalau ada jawabanmu yang
“Tidak” atas pertanyaan-pertanyaan di atas, artinya mungkin kalian harus
mendiskusikan hal-hal di atas dengan pacarmu.
Seberapa jauhkah terlalu jauh?
Banyak
pelajar-pelajar menanyakan, "Seberapa jauh yang kita boleh lakukan dalam
berpacaran/berkencan?" Beberapa prinsip yang akan menolongmu untuk
memutuskan apa yang pantas dan yang tidak dalam berpacaran/berkencan:
Kalau sudah terlanjur jauh, mengapa memutuskan untuk berhenti?
·
Tuhan itu pengampun.
1 Yohanes 1:9 berkata bahwa Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. Kamu dapat mulai sesuatu yang baru dengan Tuhan kapanpun.
·
Tuhan itu kudus.
FirmanNya berkata bahwa dosa sex itu salah, dan Dia tahu segala yang terbaik.
·
Tuhan itu penuh kasih.
Tuhan tau bahwa hubungan yang terlalu jauh sebelum pernikahan cenderung memisahkan sebuah pasangan dan mengakibatkan pernikahan yang kurang bahagia. Ia tahu bahwa banyak pria tidak mau menikahi wanita yang pernah berhubungan terlalu intim dengan pria lain |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar