Nama : Dercy J sarlout
Nim : 130151600613
Jurusan : KSDP/PGSD
Tugas : Ujian Akhir
Semester
Mata Kuliah : Pengantar
Pendidikan
1. Secara
umum, siswa SD dipandang sebagai individu yang masih berada masa perkembangan
yang cepat sehingga membutuhkan peran serta orang dewasa untuk membantu
perkembangannya.
a) Saya
sangat sependapat dengan pernyataan di atas.
Alasannya
: karena siswa usia SD perkembangannya cepat, perkembangan pada usia ini akan
berlangsung sangat dratis, karena masa ini akan mengalami perkembangan bahasa,
perkembangan kognitif, moral dan lain-lain. Dalam peran ini perlu peran serta
dari orang dewasa untuk mengatur atau mengontrol perkembangan anak SDi,
sehingga sesuai dengan harapan perkembangan yang baik.
b) Ciri-ciri
atau karakteristik siswa SD yaitu :
Ciri-ciri
pada masa kelas-kelas rendah ( 6/7 – 9/10 ) tahun :
·
Adanya korelasif positif yang tinggi
antara keadaan jasmani dengan prestasi
·
Sikap tunduk kepada peraturan-peraturan
permainan tradisional
·
Adanya kecendrungan memuji diri sendiri
·
Membandingkan dirinya dengan anak yang
lain
·
Apabila tidak dapat menyelesaikan suatu
soal, maka soal itu di anggap tidak penting
·
Pada masa ini (terutama usia 6 – 8 tahun
) anak menghendaki nilai angka rapor tanpa mengingat apakah prestasinya memang
pantas di beri nilai baik atau tidak
Ciri-ciri pada kelas-kelas tinggi (
9/10 – 12/13 ) tahun
·
Minat terhadap kehidupan praktis sehari-hari yang konkrit
·
Amat realistik, rasa ingin tahu dan
ingin belajar
·
Menjelang masa akhir ini telah ada
minat kepada hal-hal atau mata pelajaran
khusus sebagai mulainya bakat-bakat khusus
·
Sampai usia 11 tahun anak membutuhkan
guru atau orang dewasa lainnya untuk menyelesaikan tugas dan memenuhi
keinginannya
·
Selepas usia ini umumnya anak menghadapi
tugas-tugasnya dengan bebas dan berusaha untuk menyelesaikannya
·
Pada masa ini anak memandang (angka
rapor ) sebagai ukuran tepat mengenai prestasi sekolahnya
·
Gemar membentuk kelompok sebaya untuk
bermain bersama. Dalam permainan itu
mereka tidak terikat lagi dengan aturan permainan tradisional ( yang
sudah ada) mereka membuat peraturan sendiri
c) Mengapa
masih terjadi sekolah (SD) yang menerima siswa sebelum usia 7 tahun ?
Karena
:
sesuai dengan peraturan Diknas Pendidikan bahwa masuk SD minimal 7 tahun karena
anak perlu proses untuk mencerna berbagai kelengkapan kehidupan yang diberikan pendidikan, anak yang
terlalu dini masuk SD masih bermasalah khususnya dikelas satu, dia belum siap
untuk belajar berkonsentrasi, dia masih sedang mengembangkan ketrampilan
geraknya. Akibatnya dia akan sulit berkonsentrasi, meskipun secara kemampuan
intelektualnya dia sudah cukup mampu menyelesaikan soal-soal yang
disediakan.maka usia 7 tahun adalah usia yang paling tepat untuk anak pada
umumnya masuk ke SD.memang ada satu perkecualian, tetapi secara umum,pertumbuhan
anak secara totalitas hingga usia 6 tahun masih membutuhkan format kindargarten
untuk menuntaskannya.
Sehingga masih ada sekolah (SD) yang
belum bisa menerima siswa yang belum berusia 7 tahun.
d) Mahasiswa
PGSD perlu mengkaji materi pengantar pendidikan
Karena
: menurut saya materi pendidikan itu merupakan salah satu materi yang harus dipelajari
agar kita dapat mengetahui masalah-masalah dan kita dapat pula memecahkan
masalah itu dalam ruang pendidikan. Dan juga agar mahasiswa PGSD dapat
mengetahui materi yang telah diramu dalam kurikulum yang akan disajikan sebagai
sarana untuk mencapai tujuan mencapai misi atau mengembangkan kebhinekaan
kekayaan budaya sesuai dengan kondisi. Dan mahasiswa PGSD adalah calon guru
yang dididik dan disiapkan untuk mendidik siswa SD. Dalam mendidik siswa SD
harus mempunyai etos kerja yang tinggi dan profesionalisme yang bagus, guru
harus mengetahui bagaimana menciptakan lingkungan belajar di SD. Proses
belajar-mengajar ini merupakan suatu proses yang mengandung serangkaian perbuatan
guru dan siswa atau dasar hubungan timbal balik yang berlangsung dalam situasi
eduktif untuk mewncapai tujuan tertentu.
2.
Para ahli pendidikan (pedagog)
sepakat bahwa pendidikan merupakan usaha manusia meningkatkan kepribadian
individu melalui pembiasaan, pembelajaran dan pengembangan potensi
a)
Aspek kepribadian menjadi bagian sangat penting dalam
pendidikan
Karena : aspek kepribadian
di pandang sebagai sesutau yang akan membentuk karakter seseorang ke depannya,
yang memiliki sifat peduli,berpendirian dan bertanggung jawab rasa hormat dan
dapat membantu seseorang memahami, memperhatikan, dan melakukan nilai-nilai
tersebut dalam kehidupan mereka sendiri.
b)
Apakah orang tua melatih anaknya menjadi pencuri dapat
di kategorikan pendidikan ?
Menurut saya itu tidak
termaksud pendidikan karena : yang namanya pendidikan itu berhubungan
dengan hal-hal yang positif bukan negatif seperti mencuri dan itu juga
termaksud melanggar hukum Tuhan (dosa).
c)
Yang saya pahami tentang pendidikan yang bermutu
sebagai hak warga negara yaitu : pendidikan adalah hak dasar bagi setiap warga
negara indonesia untuk dapat menikmatinya. Dan pendidikan merupakan usaha sadar
yang dilakukan oleh manusia agar dapat mengembangkan potensi dirinya melalui
proses pembelajaran, pendidikan yang bermutu atau pendidikan yang berkualitas
bagi seluruh warga negara yang dapat membangun dan membentuk manusia-manusia
yang cerdas dan unggul yang memiliki semangat dan motivasi tinggi untuk
berkontribusi demi kemajuan bangsanya.
3. Dalam
sistem pendidikan disebutkan bahwa pendidikan berlangsung dan dilaksanakan
dalam lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat (yang sering disebut dengan
tri pusat pendidikan)
a)
Mengapa keluarga sangat dipahami sebagai pendidikan
yang pertama dan utama?
Karena : pertama
dan utama seorang anak pertama kalinya mengenal dunia terlahir dalam lingkungan
keluarga dan pertama dididik oleh orang tua. Sehingga pengalaman masa anak-anak
merupakan faktor yang sangat penting bagi perkembangan selanjutnya, dan
keteladanan keluarga dalam tindakan sehari-hari akan menjadi wahana pendidikan
moral bagi anak, membentuk anak sebagai makhluk sosial, religius, untuk
menciptakan kondisi yang dapat menumbuh kembangkan inisiatif dan kreavitas anak.
b)
Mengapa terdapat sebutan sekolah (SD) yang
dikategorikan “unggul” ?
Karena : dikategorikan
unggul berarti sekolah (SD) itu mempunyai kelebihan, kebaikan, keutamaan jika
di bandingkan dengan yang lain serta kualitas yang dimiliki baik akademik
maupun non akademik. Beserta guru-guru yang profesional dan lain-lain.
c)
Mengapa pemerintah pengembangkan sekolah yang berbasis
masyarakat ?
Karena :
sekolah yang berbasis masyarakat itu merupakan pengelolaan sekolah dengan melibatkan
partisipasi segenapa masyarakat yang ada disekitar lingkungan sekolah atau
dalam hal ini suatu sekolah diberi otonomi luas untuk dapat menyelenggarakan
pendidikan dan sistem pembelajaran yang sesuai dengan kondisi kebutuhan
masyarakat dimasa sekarang hingga masa mendatang, Sehingga kepedulian
masyarakat terhadap pendidikan sangat tinggi dengan aktif berperan serta sesuai
dengan tata laksana yang benar. Sebab pendidikan tanpa dukungan dan
keikutsertaan masyarakat dalam mensukseskannya akan menyebabkan malproduct dan
hanya mengejar status bukan keahlian dan mengantisipasi kebutuhan masyarakat.
4. Dalam
setiap melakukan proses pendidikan, guru ( termaksud guru SD ) tentunya tidak
pernah lepas dari keyakinan hukum pendidikan, yang meliputi hukum nativisme,
empirisme, dan konvergensi.
a)
Pemahaman saya terhadap masing-masing hukum pendidikan
tersebut Hukum nativisme konsep ini menunjukan
adanya kesamaan antar orang tua dengan anak, dan perkembangan pribadi hanya
ditentukan oleh faktor hereditas atau faktor keturunan bersifat kodrati dari
lahir yang tidak dapat diubah oleh pengaruh alam sekitar atau pendidikan itulah
kepribadian manusia. Jadi konsep nativisme itu tidak dapat dipertahankan dan
tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Hukum empirisme
perkembangan seseorang itu semata-mata tergantung pada faktor lingkungan,
sedangkan dasar tidak memainkan peranan sama sekali, hukum empirisme ini
berpandangan bahwa hasil belajar peserta didik besar pengaruhnya pada faktor
lingkungan seperti pengalaman yang diperoleh dari lingkungan akan berpengaruh
besar dalam menentukan perkembangan seseorang.
Hukum
konvergensi didalam perkembangan individu baik dasar maupun pembawaan
lingkungan mempunyai peran penting. Bakat yang dimiliki individu pengaruh
lingkungan sesuai dengan kebutuhan untuk perkembangannya, maka kemungkinan itu
menjadi kenyataan.akan tetapi bakat saka tanpa pengaruh lingkungan yang sesuai
dengan kebutuhan perkembangan tersebut , tidak cukup, misalnya tiap anak
manusai yang normal mempuyai bakal untuk berdiri diatas kedua kakinya, akan
tetapai bakat sebagai kemungkinan ini tidak akan menjadi kenyataan, jika anak
tersebut tidak hidup dalam lingkungan masyarakat manusia.
b) Mengapa
hukum konvergensi dipahami sebagai hukum yang realitas ?
Karena
: hukum konvergensi mampu menyatukan dan memadukan
sifat atau karakter setiap manusia dari lahir sampai bertumbuh menjadi dewasa
sesuai dengan pengaruh alam lingkungan yang dihuni atau dihidupinya , alasannya
setiap manusia yang dilahirkan selain orang tua yang mendidik dan membina atau
menasihatinya alam lingkungan sekitarnya pun dapat mempengaruhi individu dalam
proses pertumbuhan dan perkembangan individu tersebut
Tidak ada komentar:
Posting Komentar